Sekretariat
Jl. Jatipadang Raya No. 23 Pasar Minggu
Jakarta Selatan 12540, INDONESIA
Tel (021) 7883-6778, Fax (021) 7884-7363
W: www.sepedauntuksekolah.org
E : info[at]sepedauntuksekolah.org
 

DKI Bangun Jalur Sepeda Bawah Tanah
Posting: 17 Jun 2009


JAKARTA - Kehadiran moda transportasi kereta bawah tanah Mass Rapid Transit (MRT) diharap dapat merubah kebiasaan masyarakat Jakarta. Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo juga sempat menyatakan jalur sepeda juga akan dibangun di bawah bawah.

Mengenai MRT tersebut, ia menyatakan, kehadiran stasiun bawah tanah selain menimbulkan perubahan tata ruang yang besar, juga diharap dapat merubah beberapa perilaku transportasi masyarakat. "Ilustrasi singkatnya, misal dari Setiabudi, kalau dulu mau menuju ke Gedung BNI 46 di seberangnya, jika pakai kendaraan harus memutar di Semanggi atau Senayan. Jauh. Dengan adanya MRT, sekarang orang bisa jalan lewat terowongan bawah tanah," kata Gubernur di Jakarta, Selasa.

Tata ruang bawah tanah adalah salah satu yang akan berubah dimana di daerah sekitar stasiun akan dibangun fasilitas-fasilitas pendukung seperti pusat perbelanjaan atau cafe.

"Tapi bukan mall, itu tentu gak akan ada," kata Fauzi menegaskan.

Jalur sepeda juga disebut Gubernur akan dibangun di terowongan bawah tanah dan di sepanjang jalur MRT yang diharapkan juga dapat meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat kota.

Penambahan fasilitas itu akan melibatkan pihak ketiga atau swasta sehingga tidak akan dibiayai oleh Pemprov DKI.

"Perubahan tata ruang seperti ini tidak perlu dibiayai pemerintah, bisa dibiayai dengan kerjasama dengan pihak ketiga. Pemilik gedung sekitar sudah disosialisasikan, tapi belum ada angkanya, karena menunggu 'tunnel' (terowongan) itu selesai dibangun," ujar Gubernur.

Untuk tahap pertama, MRT Jakarta akan dibangun satu koridor yakni dari Lebak Bulus-Dukuh Atas sepanjang 14,5 kilometer.

Koridor I akan dilengkapi sebanyak 12 stasiun pemberhentian, delapan diantaranya merupakan stasiun layang dalam jarak sepanjang 10,5 kilometer dan empat sisanya stasiun dibawah tanah sepanjang 4 kilometer.

Selama ini, dibutuhkan waktu kira-kira satu hingga dua jam untuk menempuh jarak tersebut, namun dengan MRT diperkirakan jarak itu dapat ditempuh dalam 30 menit.

Konstruksi fisik MRT akan dimulai pada 2010 dan kereta itu dijadwalkan untuk beroperasi pada 2016. (ant)

Name:
E-mail: (optional)
Smile: smile wink wassat tongue laughing sad angry crying 

Mitra Konsorsium Sepeda Untuk Sekolah